Pesakitan kita,
Tersendat oleh sepasang bibir, tersita oleh rasa cinta.
Masing-masing kita, pernah sama-sama kecewa tapi memilih untuk diam saja dan memaksa nikmati semua.
Kadang aku kesal dengan rasa dusta yang mulai menebal
Rasa bersalah yang semakin kental
Aku dan kamu tersumbat di aliran yang tak berarus
Berenang tanpa ada jurus.
Tidak ada yang perlu diperbaiki, kita harus jujur tentang isi hati.
Aku tak pantas menderamu, "kau tak layak mendapat luka."
Ya, kita akhirnya berpasrah pada sebuah pelukan
Meluruhkan segalanya tanpa kata-kata, tanpa suara. Hanya bisikan rasa
Di suatu pagi buta, sepasang hati patah, menggigil karena pisah namun bersusah payah untuk tabah.
Surabaya, 01.30
(Terinspirasi dari lagu Dewi Lestari ft. Aqi Alexa - Peluk untuk tema lagu patah hati)
Tersendat oleh sepasang bibir, tersita oleh rasa cinta.
Masing-masing kita, pernah sama-sama kecewa tapi memilih untuk diam saja dan memaksa nikmati semua.
Kadang aku kesal dengan rasa dusta yang mulai menebal
Rasa bersalah yang semakin kental
Aku dan kamu tersumbat di aliran yang tak berarus
Berenang tanpa ada jurus.
Tidak ada yang perlu diperbaiki, kita harus jujur tentang isi hati.
Aku tak pantas menderamu, "kau tak layak mendapat luka."
Ya, kita akhirnya berpasrah pada sebuah pelukan
Meluruhkan segalanya tanpa kata-kata, tanpa suara. Hanya bisikan rasa
Di suatu pagi buta, sepasang hati patah, menggigil karena pisah namun bersusah payah untuk tabah.
Surabaya, 01.30
(Terinspirasi dari lagu Dewi Lestari ft. Aqi Alexa - Peluk untuk tema lagu patah hati)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar