Paradigma dikotomis dalam
linguistik memiliki beberapa bagian, dikotomi atau pembagian atas dua kelompok
yang saling bertentangan dalam linguistik. Pertama adalah linguistik teoriti adalah
cabang llinguistik yang memusatkan perhatian pada teori umum dan metode-metode
umum dalam penyelidikan bahasa, sedangkan linguistik terapan adalah pemanfaatan
pengetahuan tentang alamiah bahasa yang dihasilkan oleh peneliti bahasa yang
dipergunakan untuk meningkatkan keberhasilgunaan tugas-tugas praktis yang
menggunakan bahasa sebagai komponen inti.Selanjutnya linguistik prespektif
adalah pandangan dari sudut satuan bahasa sebagaimana satuan itu berhubungan dengan
yg lain dalam suatu sistem atau jaringan. linguistik desktiptif adalah bidang
linguistik yang menyelidiki sistem bahasa pada waktu tertentu,pendekatan
linguistik dengan mempergunakan teknik penelitian lapangan dan tata istilah
yang sesuai untuk bahasa yang diselidiki.Linguistik makro yaitu bidang
linguistik yang mempelajari bahasa dlam hubungannya dengan faktor-faktor di
luar bahasa, termasuk di dalamnya bidang interdisipliner dan bidang
terapan.Linguistik mikro yaitu bidang linguistik yang mempelajari bahasa dari
dalam dengan kata lain mempelajari struktur bahasa itu sendiri. historis
komparatif (diakronis) adalah linguistik yang mempelajari dan menyelidiki
perkembangan bahasa dari satu masa ke masa lain.Sedangkan tipilogi komparatif
membandangkin keserumpunan bahasa dari berbagai bahasa yang ada.
Linguistik struktural adalah
linguistik yang menekankan struktur, yaitu bentuk-bentuk formal bahasa.Sedangkan
linguistik pragmatikal adalah maksud pembicara yang secara tersurat atau
tersirat di balik tuturan yang dianalisis. Linguistik sinkronis adalah
mempelajari bahasa pada suatu kurun waktu tertentu sedangkan linguistik
diakronis adalah subdisiplin linguistik yang menyelidiki perkembangan suatu
bahasa dari masa ke masa. sintagmatik adalah hubungan antara unsur-unsur yang
terdapat dalam suatu tuturan, yang tersusun secara berurutan sedangkan
paradigmatik merupakan hubungan antara unsur-unsur bahasa dalam tataran
tertentu dengan unsur-unsur lain di luar tataran itu yang dapat dipertukarkan.Perfomansi
adalah proses pemahaman yang melibatkan kemampuan mengamati atau mempersepsi kalimat-kalimat yang didengar. Kompetensi adalah proses
penguasaan tatabahasa (fonologi, morfologi, sintaksis, dan bahasa (fonologi,
morfologi, sintaksis, dan semantik) secara tidak disadari. Kompetensi semantik)
secara tidak disadari.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar