ELEGIKU
Tengoklah waktu pada relung hati
Kau akan sadari bahwa aku adalah sebuah ironi
Ya, aku adalah ironi berlindung duri
Lalu, kau adalah elegi
Jadi ?
Untuk apa kita memadukan hati
Jika aku adalah ironimu dan kau adalah elegiku
Kita hanya akan menciptakan misteri yang belenggu
Hati kita akan hancur
Jika kau tak berusaha mundur
Tapakku sudah berlari
Menghindari cintamu yang sudah berseri
Wahai elegiku...
Akan ku pudarkan segala rona
Agar kau tak terjerat dan tak meletakkanku pada tahta utama
Wahai elegiku...
Segeralah hijrah...
Teruntuk : @puguh_48
cc : @DuetPuisi
By : @kharismarena
Tidak ada komentar:
Posting Komentar