“Kamu
harus hepi dong.”
“Aku
hepi punya kamu.”
“Kamu
hepi kan?”
“Aku
hepi...”
Kata
kata itu yang selalu aku dapatkan dari setiap perbincangan kita dan kini sangat
melekat dalam detik kehidupanku. Aku baru mengenalmu sebulan yang lalu, baru
seminggu awal perkenalan kita lalu dengan cepat dan tepat kita sama sama
menjatuhkan hati. Ya, kita berdua sedang kasmaran. Jatuh cinta.
Ah,
meski sesingkat itu aku mungkin telah mampu merangkum hal hal sederhana yang
kau lakukan. Kau selalu membeli air mineral jika kita sedang makan bersama, kau
selalu haru ketika apa apa mengisahkan tentang mamamu, satu lagi yang aku ingat
kau selalu memanggilku “Poni” karena dahiku selalu tertutupi olehnya.
“Mas
Betmen”
Panggilan
kesayanganku untukmu, sungguh lucu memang mendengarkan ceritamu tentang
obsesimu semasa kecil ingin menjadi seorang betmen yang menjadi pahlawan bagi
yang kusasahan. Aku pikir kau memang sudah melakukannya saat ini. Kau telah
menjadi inspirasi bagi banyak orang kini.
Ah,
aku juga ingat kau gemar sekali mendengarkan lagu lagu dari Payung Teduh dan
salah satu penyanyi pujaanmu dulu Astrid yang sempat membuatku cemburu.
Kemudian satu lagi yang membuatku terdiam seribu bahasa dan tak tak pernah
tertinggal saat kau bersamaku yaitu kalimat “I love you” yang kau ucapkan
dengan tiba tiba di hadapanku. Kau selalu mengutarakannya walau aku tak pernah
membalasnya dengan kalimat “I love you too”. Tak perlu khawatir sayang, aku
masih dengan seksama mencatat dalam memori bagaimana hal hal kecil yang kau
lakukan. Sederhana saja, kita memang saling mencintai.
By : Rena Kharisma
Tidak ada komentar:
Posting Komentar