Dengarlah sahabat
Sebanyak apapun lapisan sosial yang sedang aku pijaki
Sederu apapun laju kendaraan yang kulalui
Sejejak apapun berdiriku di tanah pendirian yang aku yakini
Segempita apapun perayaan yang kumeriahkan
Sesering apapun cerita yang kuumbar pada banyak kawan atau handai tolan
Serekah apapun bunga ceria yang dimekarkan
Sekonyol apapun lelucon yang aku tertawakan
Seberapapun lamanya waktu
Sepanjang apapun aspal jalanan perjalananku
Sebanyak apapun kerianganku kubagikan kepada siapa saja
segalanya itu tak akan mampu terasa nyaman bila tanpa dirimu
Kadang aku pun merutuki saat kebersamaan kita banyak sekali penghalang
Sering aku mengumpat mengapa kau tak bisa membiarkan waktuku menjadi waktumu pula
Semengerti apakah kau mengenai perasaanku, sahabat?
Untuk sahabatku,
Agitya Hanindita
Sebanyak apapun lapisan sosial yang sedang aku pijaki
Sederu apapun laju kendaraan yang kulalui
Sejejak apapun berdiriku di tanah pendirian yang aku yakini
Segempita apapun perayaan yang kumeriahkan
Sesering apapun cerita yang kuumbar pada banyak kawan atau handai tolan
Serekah apapun bunga ceria yang dimekarkan
Sekonyol apapun lelucon yang aku tertawakan
Seberapapun lamanya waktu
Sepanjang apapun aspal jalanan perjalananku
Sebanyak apapun kerianganku kubagikan kepada siapa saja
segalanya itu tak akan mampu terasa nyaman bila tanpa dirimu
Kadang aku pun merutuki saat kebersamaan kita banyak sekali penghalang
Sering aku mengumpat mengapa kau tak bisa membiarkan waktuku menjadi waktumu pula
Semengerti apakah kau mengenai perasaanku, sahabat?
Surabaya, 21 Juni 2014
Untuk sahabatku,
Agitya Hanindita
By: Rena Kharisma
Tidak ada komentar:
Posting Komentar