Rabu, 01 Oktober 2014

Maklumi

Bersenang-senanglah dengan rasa sepimu 
Reguk sepi itu sampai terasa sesak di dadamu 
Aku tak ingin mempermasalahkan jauh.
Jika ini tentang rindu, aku tahu kita sama-sama sendu
Tapi kini, mungkin aku perempuanmu yang menelan banyak obat kecewa darimu 
Kau mengatakan jika segala perlu perbaikan bukan penghindaran 
Tahukah kau kekasih, jika kepekaan dan pengertian belum mahir kau gunakan 
Menghindar dan diamku adalah salah satu cara penyelesaian. 

Sajak-sajak kita serupa tameng pembelaan diri 
Masing-masing saling merasa rugi 
Padahal hati bukan perdagangan atau jual beli 
Kekasih, 
Kecewaku mudah kau kebiri hanya dengan makna mengerti 
Aku masih yang mencintaimu dengan segenap sedih yang kuracik sendiri. 

Harusnya, 
Aku dan kamu pandai-pandai memaklumi 

By: Rena Kharisma 

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

 

Template by BloggerCandy.com | Header Image by Freepik