Jumat, 24 Oktober 2014

(Selamat) Pagi

Pagi yang masih mencintai hujan
Mengenang rintik-rintiknya
Kebasahan yang dinikmati ketika ufuk timur mulai berpendar
Saat itulah pelbagai cinta yang tidur dibangunkan
Bermacam selimut sengaja disibakkan.
Aku tak mengetahui apakah pagi harus selalu mendung untuk mampu mengasihi hujan?
Apakah pagi selalu pandai berhitung untuk mengetahui berapa rintik yang jatuh?

Bagiku, pagi adalah sejuk
Menebarkan debar yang baru untuk kehidupan yang lebih gairah.
Lalu bagaimana jika sejuk pagi masih mengharapkan hujan?
Jika aku boleh berpraduga, mungkin pagi menjadi dingin yang gigil.
Sejuknya akan hilang ditenggelamkan kedinginan.
Dan aku masih tak suka hujan, dari dulu.
Sering merutuki pagi sebab aku dibangunkan dari mimpi.
Tapi kali ini, aku akan menjatuh cintai pagi sebab mampu menerbitkan senyuman lebih dini.

Semoga pagi tak lagi mendung.

By: Rena Kharisma

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

 

Template by BloggerCandy.com | Header Image by Freepik