Rabu, 19 November 2014

Selimut rajut, menghangatkan. Sedang seluruh raga masih ingar-bingar di keramaian, berpesta pora dengan kesenangan hingga lupa kelelahan.
Pintu di ruang depan, terbuka lebar. Sedang tamu-tamu belum merasa perlu bertamu dan tuan rumah masih memburu waktu di luar sana.
Bunga yang sedang mekar, nektarnya menggiurkan. Sedang para kupu-kupu masih jadi pupa dab kumbang masih keasyikan terbang.

Ranjang yang nyaman itu kosong tanpa tubuh-tubuh rebah
Rumah tempat pulang itu tak berpenghuni
Madu yang legit itu hambar diisap angin

Segala masih sibuk, akhirnya sepi hiruk pikuk

(Di sebuah malam)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

 

Template by BloggerCandy.com | Header Image by Freepik