1. Tidur di Pagi Hari
Setelah terbangun dari lelap semalam rasanya tidur kembali
di pagi hari sangat menyenangkan, setalah beribadah subuh jika sedang
melaksankan. Seakan-akan tidur kembali di pagi hari dijanjikan mimpi yang lebih
indah. Hal ini saya lakukan jika sedang berlibur saja, jadi rasanya hal
tersebut sedang langka terjadi di kehidupan saat ini oleh sebab itu jika bisa
melakukannya terasa begitu membahagiakan.
2. Suasana Pegunungan
Banyak yang menyukai suara ombak tapi saya lebih merasa
damai mendengar suara jangkrik yang berirama di balik rerimbun hutan. Udaranya
dingin memang, tapi menyejukkan. Suasana pegunungan seperti terapi tersendiri
untuk saya, meskipun sedang tidak berada di sana namun membayangkannya saja
sudah bisa membuat segala yang penat hilang.
3. Bacaan Bagus
Dalam hal ini, bacaan bagus yang saya maksud adalah novel.
Saya memang tidak hobi membaca, membaca tiga puluh menit saja saya sudah
mengantuk tetapi ketika bacaan yang saya baca sangat menarik, berjam-jam pun
bisa duduk diam bahkan di tengah keramaian. Setelah membaca dan saya masih
mengingat adegan yang ada di depannya atau bisa membayangkan saya yang sedang
menjadi tokohnya atau saya masih berpikir tentang kalimat-kalimat dari
penulisnya hal inilah yang membuat saya bahagia karena seperti takjub dengan
bacaan-bacaan bagus tersebut. Saya suka novel-novel karya Dewi Lestari dan Ayu
Utami.
4. Potret
Saya suka berfoto, apa lagi jika hasilnya sangat bagus dari
backgroundnya sampai diri saya sendiri terlihat bagus. Rasanya ada kebahgiaan
kecil jika memiliki potret-potret bagus atas diri sendiri. Bukan hanya potret
diri sendiri, melainkan potret-potret milik orang lain yang enak dipandang.
5. Bernyanyi
Jika ingin merasa bahagia ketika sedang bersedih maka saya
bernyanyi. Bernyanyi memang bukan sekadar hobi meski bernyanyi juga bukan
segala-galanya. Namun ketika bernyanyi saya seperti mempunyai dunia kecil milik
sendiri yang menyelamatkan dari apa-apa yang mengecewakan.
6. Café
Saya suka duduk menikmati makan dan minum di café-cafe, baik
sendirian atau tidak. Saya Kadang membaca novel sampai tamat atau membuat puisi
ketika patah hati. Kenapa saya merasa bahagia di café itu karena makanan yang
tidak terlalu mengenyangkan, minuman yang unik, serta design interiornya yang
seringkali menarik. Tetapi alasan macam itu rasanya kurang lengkap untuk
menjabarkan kenapa saya bahagia jika sedang ‘ngafe’. Hal membahagiakan untuk
saya yang satu ini sering sekali disalahartikan oleh orang-orang yang mengenal
saya.
7. Dicintai
Adakah mereka yang tidak merasa bahagia ketika sedang merasa
dicintai? Dicintai adalah salah satu ladang paling luas yang sering membuat saya bersyukur.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar