Rabu, 02 Agustus 2017

7 Hal Pencipta Bahagia

1. Tidur di Pagi Hari
Setelah terbangun dari lelap semalam rasanya tidur kembali di pagi hari sangat menyenangkan, setalah beribadah subuh jika sedang melaksankan. Seakan-akan tidur kembali di pagi hari dijanjikan mimpi yang lebih indah. Hal ini saya lakukan jika sedang berlibur saja, jadi rasanya hal tersebut sedang langka terjadi di kehidupan saat ini oleh sebab itu jika bisa melakukannya terasa begitu membahagiakan.

2. Suasana Pegunungan
Banyak yang menyukai suara ombak tapi saya lebih merasa damai mendengar suara jangkrik yang berirama di balik rerimbun hutan. Udaranya dingin memang, tapi menyejukkan. Suasana pegunungan seperti terapi tersendiri untuk saya, meskipun sedang tidak berada di sana namun membayangkannya saja sudah bisa membuat segala yang penat hilang.

3. Bacaan Bagus
Dalam hal ini, bacaan bagus yang saya maksud adalah novel. Saya memang tidak hobi membaca, membaca tiga puluh menit saja saya sudah mengantuk tetapi ketika bacaan yang saya baca sangat menarik, berjam-jam pun bisa duduk diam bahkan di tengah keramaian. Setelah membaca dan saya masih mengingat adegan yang ada di depannya atau bisa membayangkan saya yang sedang menjadi tokohnya atau saya masih berpikir tentang kalimat-kalimat dari penulisnya hal inilah yang membuat saya bahagia karena seperti takjub dengan bacaan-bacaan bagus tersebut. Saya suka novel-novel karya Dewi Lestari dan Ayu Utami.

4. Potret
Saya suka berfoto, apa lagi jika hasilnya sangat bagus dari backgroundnya sampai diri saya sendiri terlihat bagus. Rasanya ada kebahgiaan kecil jika memiliki potret-potret bagus atas diri sendiri. Bukan hanya potret diri sendiri, melainkan potret-potret milik orang lain yang enak dipandang.

5. Bernyanyi
Jika ingin merasa bahagia ketika sedang bersedih maka saya bernyanyi. Bernyanyi memang bukan sekadar hobi meski bernyanyi juga bukan segala-galanya. Namun ketika bernyanyi saya seperti mempunyai dunia kecil milik sendiri yang menyelamatkan dari apa-apa yang mengecewakan.

6. Café
Saya suka duduk menikmati makan dan minum di café-cafe, baik sendirian atau tidak. Saya Kadang membaca novel sampai tamat atau membuat puisi ketika patah hati. Kenapa saya merasa bahagia di café itu karena makanan yang tidak terlalu mengenyangkan, minuman yang unik, serta design interiornya yang seringkali menarik. Tetapi alasan macam itu rasanya kurang lengkap untuk menjabarkan kenapa saya bahagia jika sedang ‘ngafe’. Hal membahagiakan untuk saya yang satu ini sering sekali disalahartikan oleh orang-orang yang mengenal saya. 

7. Dicintai
Adakah mereka yang tidak merasa bahagia ketika sedang merasa dicintai? Dicintai adalah salah satu ladang paling luas yang sering membuat saya bersyukur.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

 

Template by BloggerCandy.com | Header Image by Freepik