Senin, 15 Oktober 2018

Berani untuk Diri Sendiri

Untuk kak Uplaa

Beberapa waktu aku ingin mencoba, dengan sungguh
Saat tekad sudah tak lagi mampu dibendung apapun
Meski di balik bisik-bisik, dalam benak; harusnya aku tak gegabah bertindak
Aku terjun meski takut terjatuh
Aku mendaki meski gemetar oleh tinggi
Aku melangkah meski tak punya arah
Saat-saat seperti itu, dadaku berdebar dan lupa makna frasa “hati-hati!”
Memang berani kadang tak terukur
Sehingga setelahnya aku merasa betapa hancur

Aku mengerti arti berlebih itu tak baik
Aku paham bahwa memaksakan yang seharusnya butuh menunggu akan selalu berhadiah penyesalan, oleh sebab terburu-buru
Namun untuk beberapa hal, aku punya pengecualian
Kadang aku harus ada di waktu itu
Waktu di mana aku akhirnya merasakan kecewa, luka, dan patah
Agar nyali tak jadi manja
Biar kelak di depan mata, aku lebih waspada
Sebab menjadi kuat kadang perlu sakit yang teramat.


Tidak ada komentar:

Posting Komentar

 

Template by BloggerCandy.com | Header Image by Freepik