Untuk kak Uplaa
Beberapa
waktu aku ingin mencoba, dengan sungguh
Saat tekad
sudah tak lagi mampu dibendung apapun
Meski di
balik bisik-bisik, dalam benak; harusnya aku tak gegabah bertindak
Aku terjun
meski takut terjatuh
Aku mendaki
meski gemetar oleh tinggi
Aku melangkah
meski tak punya arah
Saat-saat
seperti itu, dadaku berdebar dan lupa makna frasa “hati-hati!”
Memang
berani kadang tak terukur
Sehingga setelahnya
aku merasa betapa hancur
Aku
mengerti arti berlebih itu tak baik
Aku paham
bahwa memaksakan yang seharusnya butuh menunggu akan selalu berhadiah
penyesalan, oleh sebab terburu-buru
Namun untuk
beberapa hal, aku punya pengecualian
Kadang aku
harus ada di waktu itu
Waktu di
mana aku akhirnya merasakan kecewa, luka, dan patah
Agar nyali
tak jadi manja
Biar kelak
di depan mata, aku lebih waspada
Sebab menjadi
kuat kadang perlu sakit yang teramat.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar