Dalam
berbagai kamus umum, linguistik didefinisikan sebagai ‘ilmu bahasa’ atau ‘studi
ilmiah mengenai bahasa’ (Matthews 1997). Linguistik
berarti ilmu bahasa. Kata linguistik berasal dari kata Latin lingua yang
berarti bahasa. Orang yang ahli dalam ilmu linguistik disebut linguis. Ilmu
linguistik sering juga disebut linguistik umum (general linguistic) karena
tidak hanya mengkaji sebuah bahasa saja.
Ferdinand
De Saussure seorang sarjana Swiss dianggap sebagai pelopor linguistik modern.
Bukunya yang terkenal adalah Cours de linguistique generale (1916). Buku
tersebut dianggap sebagai dasar linguistik modern. Beberapa istilah yang
digunakan olehnya menjadi istilah yang digunakan dalam linguistik. Istilah
tersebut adalah langue, language, dan parole.Langue mengacu pada suatu sistem
bahasa tertentu yang ada dalam benak seseorang yang disebut competence oleh
Chomsky. Langue ini akan muncul dalam bentuk parole, yaitu ujaran yang
diucapkan atau yang didengar oleh kita. Jadi, parole merupakan performance dari
langue. Parole inilah yang dapat diamati langsung oleh para linguis. Sedangkan
language adalah satu kemampuan berbahasa yang ada pada setiap, manusia yang
sifatnya pembawaan. Pembawaan ini pun harus dikembangkan melalui
stimulus-stimulus. Jika dikaitkan dengan istilah-istilah dari Ferdenand De
Saussure, maka yang menjadi objek dalam linguistik adalah hal-hal yang dapat
diamati dari bahasa yakni parole dan yang melandasinya yaitu langue.
Sebagai
sebuah gejala yang kompleks, bahasa dapat diamati atau dikaji dari berbagai
segi. Hal ini melahirkan berbagai cabang linguistik. Berdasarkan segi keluasan
objek kajiannya, dapat dibedakan adanya linguistik umum dan linguistik khusus.
Berdasarkan segi keluasan objek kajiannya, dapat dibedakan adanya linguistik
sinkronik dan diakronik. Berdasarkan bagian-bagian bahasa mana yang dikaji,
dapat dibedakan adanya linguistik mikro dan makro yang sering juga diistilahkan
dengan mikrolinguistik dan makrolinguistik. Berdasarkan tujuannya, dapat
dibedakan antara linguistik teoritis dan linguistik terapan. Berdasarkan
alirannya, linguislik dapat diklasifikasikan atas linguistik tradisional,
linguistik struktural, linguistik trasformasional, linguistik generatif,
linguistik relasional, dan linguistik sistemik. Di samping cabang-cabang
linguistik di atas, Verhaar juga memasukkan pembahasan fonetik dan fonologi,
morfologi, sintaksis, dan semantik sebagai cabang linguistik.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar