Minggu, 10 November 2013

Puisi Perjuangan

Ketika hormat hanya mampu menebus harkat
Martabat para juang yang membawa berani dari seberang
Saat itu pula golekan-golekan raga menjadi hening
Cipta kekuatan lewat bambu runcing
Tanah air pun saksi tumpah darah
juga ruang sembunyi mengubur jasad-jasad merdeka
Masih adakah kobar ketulusan tuk merobek bendera angkara?
Disaksikan bentangan angkasa
Raya merutuki ultimatum-ultimatum bedebah
Menebus sumpah serapah lepas dari jejakan penjajah
Penjajah dari sekutu, penjajah serupa serdadu
Penjajah dari negeri sendiri, pun penjajah serupa hati

*puisi untuk memeringati hari Pahlawan 10 November
By : Rena Kharisma

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

 

Template by BloggerCandy.com | Header Image by Freepik