Selasa, 25 Februari 2014

"Perangkum Kenangan" Terbaik

Salam penuh kenangan,

Hay mas Mazni,
Tema #30HariMenulisSuratCinta kali ini kepada salah satu peserta menulis surat. Mengapa aku memilih mengirim surat pada mas Mazni? Karena berbagai alasan. Tak perlulah aku menyebutkannya satu per satu secara terperinci. Biarkan surat ini mengemukakan apa apa yang ada di benakku tentang dirimu.
Aku pikir aku tak pernah bisa mengikuti event menulis surat cinta ini, sebab informasinya telah berhari hari tak kuketahui. Namun ketika minggu mendung dan sempat hujan itu kita bertemu, dengan gamblang kau memberikan berbagai informasi itu secara cuma cuma pun memantikkan semangatku untuk tetap mengirimkan banyak surat.
"Perangkum Kenangan" terbaik, mungkin itu sebutan dariku untuk seorang lelaki yang setia pada satu perempuan hingga sedia menitipkan hatinya meski seringkali menorehkan lara. Bahkan kau menandai hari hari tiap kenangan itu bergulir. Ah, masih ada laki laki selayak kau mas Mazni. Betapa beruntungnya perempuan itu. Mungkin aku tak pernah tahu tentang kisah percintaanmu atau apa pun tentang kenangan yang kaumiliki bersama seorang yang kau anggap berarti. Tetapi perbincangan secara tersirat ketika bersama kakak kakak KJ membuatku mengetahui secuplik kesetiaanmu pada satu hati yang kaupercayai.
Mas Mazni, layakkah kenangan lalu dijadikan alasan untuk bertahan? Padahal kenangan itu tak melulu tentang kebahagiaan atau gelak tawa. Pasti ada sayat luka pun genangan genangan kecewa yang melingkupi ruang berbagi kasih dan sayang saat lalu.
Semoga segala kenang serta rindu yang melingkupi segala rasa cinta kepada dia yang kita cintai secara tulus akan mendapatkan perampungan rasa dari Tuhan. Pun kita mampu mendapatkan hati (lain) yang lebih mampu merawat bahagia dan menyembuhkan segala luka kita.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

 

Template by BloggerCandy.com | Header Image by Freepik