Terkadang aku ingin mengharamkan adanya duka ketika rasa cinta mulai tumbuh jalar seperti akar yang mencari-cari mata air,
Bukankah kita sama?
Bahkan aku tak tahu kapan ini dimulai dan dari mana tiba-tiba rasa ini hadir di lingkupan ruang dada.
Tapi aku bahagia
Tak memedulikan lagi bagaimana aku pernah terluka, biar masa lampau tetap menjadi sesuatu yang tak mengganggu kekhidmatan kita berbagi rahasia
Pertanyaan-pertanyaan yang mulai tumbuh seakan mengisyaratkan bahwa kita ingin sama-sama tahu, sejauh mana kita menaruh ketertarikan kepada masing-masing hati.
Kali ini, jangan bahas tentang kesedihan. Atau luka dan perpisahan
Endapkan saja jika belum mampu dilupa
Sebab, terlalu sia-sia jika kita mengundang kembali masa yang telah silam
Apalagi jika didudukkan oleh perasaan jatuh cinta
Yang pernah jatuh biar saja, saat ini masih ada banyak waktu untuk belajar mencintai kembali
Meski seringkali masih enggan untuk beradaptasi
Tapi perasaan bahagia dapat mengajak aku dan kamu untuk mudah mengumbar senyum dan saling menata diri
Aku belum tahu, bagaimana kita akan ditakdirkan
Apakah akhirnya akulah dermagamu? Apakah kamu tempatku akhirnya berlabuh?
Biar kita sama-sama berjuang lebih dulu.
Surabaya, 22.30
Bukankah kita sama?
Bahkan aku tak tahu kapan ini dimulai dan dari mana tiba-tiba rasa ini hadir di lingkupan ruang dada.
Tapi aku bahagia
Tak memedulikan lagi bagaimana aku pernah terluka, biar masa lampau tetap menjadi sesuatu yang tak mengganggu kekhidmatan kita berbagi rahasia
Pertanyaan-pertanyaan yang mulai tumbuh seakan mengisyaratkan bahwa kita ingin sama-sama tahu, sejauh mana kita menaruh ketertarikan kepada masing-masing hati.
Kali ini, jangan bahas tentang kesedihan. Atau luka dan perpisahan
Endapkan saja jika belum mampu dilupa
Sebab, terlalu sia-sia jika kita mengundang kembali masa yang telah silam
Apalagi jika didudukkan oleh perasaan jatuh cinta
Yang pernah jatuh biar saja, saat ini masih ada banyak waktu untuk belajar mencintai kembali
Meski seringkali masih enggan untuk beradaptasi
Tapi perasaan bahagia dapat mengajak aku dan kamu untuk mudah mengumbar senyum dan saling menata diri
Aku belum tahu, bagaimana kita akan ditakdirkan
Apakah akhirnya akulah dermagamu? Apakah kamu tempatku akhirnya berlabuh?
Biar kita sama-sama berjuang lebih dulu.
Surabaya, 22.30
Tidak ada komentar:
Posting Komentar