Sudah berapa jalan yang kita telusuri bersama? Sudah berapa
arah mata angin yang kita tempuh? Sudah berapa tempat yang kita berhasil
temukan?
Jawabannya pasti lebih dari dua puluh dan semuanya hanya
bisa kutemukan dengan riang hanya dengan bersama kalian.
Surat cinta hari ini sebenarnya sudah kupersiapkan dan
tinggal dikirim ke tukang posku, tapi apa daya pagi ini aku ingin mengirimkan
satu surat untuk kalian sebab perbincangan kita di wasap sebelum pukul tujuh
berdentang. Jujur, aku sempat merasa pesimis jika tahun ini tak akan ada surat
cinta untuk kalian, sebab aku selalu begitu, kurang bisa menuliskan apa-apa
tentang keakraban kita dengan susunan kata seperti yang kebanyakan kutuliskan
untuk orang lain. Hal ini dikarenakan aku sudah tak perlu memgungkapkan apapun
lagi, sebab aku yakin kalian lebih dari sekadar mengerti bahwa aku benar
menyayangi kalian. Tapi apalah aku ini, kak. Cuman remah-remah roti yang
memunguti rasa sedih untuk dijadikan puisi. Maka, untuk kalian tak ada istilah
sedih sebab sebagian besar waktu bahkan hampir semuanya bersama kalian berdua
adalah waktu yang sangat menyamankan.
Aku ingin sedikit bercerita, malam Sabtu (malam minggu
kemarin) setelah malam puisi, aku mencari salah satu tempat dan kalian tahu,
aku hampir sepuluh kali bolak-balik jalan untuk menemukan tempat itu dan sempat
merasa “Ah, ya sudahlah.” Ketika sudah menemukan jalannya tapi tak menemukan
tempatnya. Aku juga sudah bertanya pada salah seorang yang sepertinya
mengetahui betul jalan yang kutuju, dia bilang bahwa tempat yang aku cari itu tak
ada. Jadi aku sempat merutuki google maps berkali-kali, hingga di jalan pulang
secara tak sengaja aku menemukan tempat yang aku cari. Pada saat itulah aku
teringat kalian berdua, “Kalau cari jalan atau tempat sama mereka pasti lebih
gampang dan nggak butuh tenaga lebih seperti ini. Huft.” Aku membatin sambil
menahan pipis karena terlalu lama di jalan padahal pengen buang air kecilnya
sudah dari Heerlijk Library. Hhh…
Terima kasih untuk segala pengorbanan kalian selama ini
untuk apa-apa yang aku butuhkan dan inginkan. Terima kasih telah menjadi
penunjuk arah yang lebih mengasyikkan dibanding kompas. Terima kasih untuk
apa-apa yang aku keluhkan dan kalian menjadi ruang pencarian solusi lebih
handal daripada google.
Love ya…

Tidak ada komentar:
Posting Komentar