Minggu, 07 Februari 2016

Bandung yang Loveable

Salam berbahagia, Duta Jomblonya Kota Bandung 

Saya mengirimkan surat ini dengan begitu awamnya mengenai Bapak, hanya sekadar tahu bagaimana sosok Pak Ridwan dari instagram, berita-berita di media massa, dan pelbagai gosip atau pembicaraan orang-orang. Perkenalkan terlebih dahulu, nama saya Rena tinggal di Sidoarjo dan salah satu mahasiswi Jurusan Bahasa dan Sastra Indonesia Universitas Negeri Surabaya. Surat ini adalah salah satu dari event yang saya ikuti #30HariMenulisSuratCinta dan tanggal 7 Februari memiliki tema mengirim surat cinta kepada tokoh terkenal; saya memilih Pak Ridwan Kamil.

Mengapa? Entahlah...
Saya rasa laki-laki Bandung selalu Loveable, saya juga heran mengapa para lelaki Bandung begitu sering membuat saya jatuh cinta. Saya pernah jatuh cinta juga pada salah satu warga Bapak dan sekarang hanya menjadi mantan yang paling pengertian dari mantan-mantan yang pernah ada. Tapi sayang, dia seorang fotografer yang habis-habisan menipu saya. Tahun lalu, saya sempat berkunjung ke kota Bandung dan betapa saya telah dibuat kagum sekalipun hanya berjalan-jalan di sekitar Lodaya dan jalan Asia Afrika. Cerita cinta saya yang jarak jauh atau LDR itu ditenun di sana, meskipun kali ini hanya menjadi sebuah kenangan yang begitu lekat dalam ingatan. Kota Bandung bukan hanya kota kembang ternyata juga kota yang menyuguhkan banyak cinta dari bermacam sudut pandang. Andai, suatu hari nanti saya bisa ke sana lagi. Bandung, kota yang pesonanya tak rampung-rampung.

Pak, saya sungguh terkesan dengan cara memimpin Bapak terhadap kota Bandung. Dari pembuatan taman, sungai, dan sawah di tengah kota. Seandainya Bupati di kota saya juga seperti Bapak cara berpikir, bertindak, dan memimpinnya mungkin lumpur lapindo yang dekat dengan rumah saya sudah disulap menjadi ruang publik yang berguna. Tapi, sampai saat ini hanya menjadi tempat wisata yang memendam berjuta-juta kepedihan korbannya dan menurut saya, sampai kapanpun itu, tanggul lumpur tak pernah bisa menjadi tempat wisata yang menggembirakan.

Saya tidak bisa menulis banyak dalam surat ini, karena jika saya teruskan malah akan menjadi curhatan yang bertele-tele dan tidak penting. Jadi, biarlah surat cinta ini sampai di sini. Saya tak akan berhenti kagum dan jatuh hati pada Bapak Ridwan Kamil, semoga Bandung tetap menjadi kota yang selalu mampu membuat orang-orang jatuh cinta.

Salam,
Rena ^^

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

 

Template by BloggerCandy.com | Header Image by Freepik