Selasa, 02 Februari 2016

Tante in Crime


Halo te, sudah di Jakarta ya? Tadi aku lihat di path

Surat ketiga ini mau aku kirimin ke tante Kikik, kenapa? Karena aku masih belum bisa move on dari keseruan kita ketika berenang, sebenarnya bukan waktu berenang aja sih tapi perjalanannya juga. Lagu Drag Me Down & Bang Bang rasanya jadi ost kebersamaan kita waktu itu, jadi setiap aku putar dua lagu itu selalu keingetnya club di mobil ala-alanya kita. Kita sudah sering hang out barengt juga sih, cuma yang paling berkesan ya waktu kita berenang itu. Kita bicara soal era-era SMP kita dulu, yang selalu berdelapan. Makan mie ayam bareng di daerah Sugihwaras, eh itu masih ada nggak sih mie ayamnya? Kita dulu nyebutnya mie ayam apa ya, aku lupa? Terus ngumpul bareng, rujakan di rumah Firoh. Kebersamaan kita di era SMP itu sempat bikin aku galau setengah mati ketika berpisah di jenjang SMA. Katanya masa-masa SMA itu masa-masa indahnya pertemanan, tapi aku nggak mendapatkan itu. Bisa dibilang waktu di SMA aku nggak begitu punya teman sekalipun memang ada tapi nggak sedekat kita waktu berdelapan. Yang ada, kehidupan SMAku itu hanya percintaan. Aku sempat menangisi perisahan kita sebenarnya, ya tapi nggak ada yang tahu. Dulunya aku pikir masih bisa dekat sama Firoh, soalnya rumah kami nggak begitu jauh. Tapi ternyata nggak juga, aku heran juga sih kok akhirnya jadi kita berdua aja yang masih deket bisa hang out bareng padahal kan yang satu perumahan sama tante ada banyak. Ada Tiara, Maya, & Fani. 
Tapi kalau flashback lagi, kita berdua sudah sebangku sejak SMP kelas satu kan. Waktu itu rambutmu masih panjaaaaang banget, tiap hari dikuncir. Aku pikir kamu anaknya tomboy loh waktu itu meskipun rambutnya panjang. Terus jujur aja, waktu itu aku nggak seberapa cocok sama kamu ehehehe. Yang paling aku inget waktu kita sebangku itu, ketika kamu kedatangan tamu bulanan. Kamu kayaknya dilep waktu it uterus merintih-rintih ahahaha, lucu sih. Terus giliran aku yang kedatangan tamu bulanan aku remes-remes tangan kamu ahahaha. Ah, sepertinya kamu lupa ya soal ini ihihihi. Tak apa, yang jelas di surat ini aku ingin mengungkapkan betapa bahagianya aku punya tante in crime kayak tante Kikik. Semoga bisa sering-sering ngeluangin waktu buat Q-time berdua, ya kalau bisa berdelapan lagi tapi sepertinya mustahil ya. Sebab teman-teman kita yang lain itu pasti punya jalannya masing-masing yang belum bisa meluangkan kebersamaan seperti era SMP dulu.
Baiklah, sekian dulu surat cinta buat tante in crimeku tersayang ini. Jangan lupa oleh-oleh long holidaynya dari Jakarta. Aku masih menunggumu loh te buat jadi mentor ehehehe.

Salam sayang, keponkanmu;
Rena


Tidak ada komentar:

Posting Komentar

 

Template by BloggerCandy.com | Header Image by Freepik